Hmm….
Ada seseorang yang baru sensi n sebel sama aku. Sebenernya dia sebel, tapi ga pernah mau bilang kalau dia sebel sama aku. Aku tau karena secara ga langsung aku bisa merasakan dari sikapnya terhadap aku. Aku tau apa yang bikin dia sebel, aku tau apa yang telah ku perbuat sehingga dia jadi sebel sama aku. Tapi semua yang aku lakukan itu memang seharusnya aku lakukan supaya apa yang harusnya berjalan, bisa berjalan dengan semestinya. Selain itu, akhir2 ini memang aku tidak meluangkan waktuku untuk dia cukuo banyak. Aku ingin menjelaskan padanya, tapi dia bersikap seolah tak ada yang terjadi dan berpura-pura semua biasa saja ketika ada orang lain. Tapi aku bisa merasakan kekesalannya kalo baru berdua sama dia. Aku sempat minta maaf sama dia, tapi tak ada tanggapan dan tiba2 semua seperti sedia kala.
Lalu aku berpikir, jika aku memaksakan ingin menjelaskan padanya, seolah-olah aku berusaha mencari pembenaran dari dia. Padahal aku tau, bahwa dia memang berhak sebel atas keputusanku. Aku sedih kalo ada orang yang sebel sama aku. Aku ga pengen bikin dia sebel, ga pengen bikin dia benci sama aku. Gampangannya aku ga pengen di benci sama dia. Lumrah kan??
Ada yang mengganjal dalam benakku, dan aku ingin menjelaskan padanya tentang duduk perkaranya, tetapi dia seolah-olah bersikap tak terjadi apa-apa, tapi kadang juga menunjukkan sikap kesal padaku.
Sedih…